lebay memang tulisannya,,๐Ÿ˜€ hanya untuk menarik perhatian saja

Hari jahit menjahit…

Sabtu pagi kemarin pas jaga sesi pagi hari klinik suepi-ne puol,,,pasienne mung 4,,,hahaha Alhamdulillah warga sini sehat wal’afiat..
Setelah buka sore hari ampe jam 17.00 wita blum muncul juga tanda2 orang2 yang butuh bantuanku ini…Tapi ternyata jreng,,,jreng,,tiba2 ada 4 motor (beberapa motor melebihi kapasitas,,alias cenglu) datang bersamaan,,diliat2 smuanya sehat walafiat,,tapi kemudian menyusul 1 motor lagi yang juga melebihi kapasitas dengan kelebihan kapasitasnya yaitu anak balita dengan pelipis kanan bersimbah darah (hehe,,,nek ikie tenanan ra ngapusi) dan tentu saja tidak ketinggalan mengikuti soundtrack tangisan dan jeritan si anak..Ehmm saya lupa namanya tapi identitas pasien adalah seorang balita laki-laki kira-kira 4 tahun.

Setelah dibaringkan diatas kasur (tentu saja dengan pasien tetap menangis dan menjerit2)..sambil membersihkan simbahan darahnya saya bertanya dengan si ibu yang setia mendampingi anaknya, ‘knapakah bisa jadi begini ibu?’, ‘saya juga tidak tau pasti dokter, tadi dia bermain bersama dia pe kakak,, terus kena antuk lah tu kepalanya di tembok, berdarah-darah sudah..’, ‘ o begitu…hmm bu ni perlu dijahit, karena lukanya agak panjang n agak dalam, biar tidak infeksi’, ‘ya terserah dokter saja lah’…

Setelah simbahan darah dibersihkan ternyaja lukanya panjangnya kira cuman 2-3cm dengan kedalaman kira2 0,5-1cm,,, hmm butuh satu jahitan saja,,gampang bukan!?…hohohoho tentu saja tidak sodara sodara sekalian,, kalo pasien sudah dewasa saya suruh diem mesti meneng,,lha nek balita koyo ngene,,dikon meneng yo malah tambah seru wae nangise… hahaa mau gak mau pasien saya bedong (ada yang ga tau istilah ini!?) dengan selimut yang rada gede,,kenapa?? supaya tangannya tidak mengganggu proses penjahitan..Hihi 1 jahitan yang biasanya butuh 3 menitan selesai,,ni butuh 10 menitan karena kepalanya ga bisa diem geleng2,,,perlu dipegangi 2 orang yang artinya 4 tangan,,,Setelah semua beres si anak digendong ibunya dan menatapku tajam (wess,,,,) penuh dengan dendam dan kepedihan yang amat dalam (heghegheg padahal dia bakal ketemu aku lagi beberapa hari untuk lepas jahitan๐Ÿ˜€ lumayan mukaku bakal diinget seumur idupnya )

Setelah si ibu dan anaknya pulang,,disertai dengan pengiring2 lainnya (4motor tadi ternyata tetangganya bo,,,maklum di kecamatan jadinya yah kekeluargaannya masi oke bgt), ternyata si Nisa (anak bu Ami yang lagi libur jadi nampang aja di klinik) bilang kalo ada korban lain.. heh!?? sambil menunjuk ke arah lenganku,,dewhhh jangan2 aku kena jarum berdarah n ga ngerasa lagi,,tapi untung saja bukan,,seperti biasa ini hanya kecerobohanku ga liat2 medan penjahitah,,akhirnya kena deh betadin di lengan bawahku…

Kenapa saya bilang hari jahit menjahit karena setelah shalat maghrib jatuh lagi korban anak2 lain yang bersimbahan darah,, anak laki2 usianya sekitar 6-7 tahun, kali ini simban darah terfokus di daerah hidung n mulut,,pertama saya kira itu cuman epistaksis (baca: mimisan) aja,, tapi setelah diliat2 dan dibersihkan ternyata ada luka robekan tepat diatas bibir atas sebelah kirinya,,lagi2 luka tidak begitu besar,, hanya butuh 1 jahitan,,tapi yah rintangannya lumayan banyak karena usianya masih 7 tahun dan lokasinya menyulitkan,, kenapa begitu,, karena lokasinya tepat di atas bibir awal2 saya mau menganastesi (baca: penghilang rasa) saya dihujani dengan semburan2 kecil dari mulutnya yang menangis2 (doh…),,akhirnya di tutuplah mulutnya dengan kasa..lumayanlah yang tadinya hujan lokalnya deres jadi rada rintik2 ..prosesnya agak lebih mudah karena si anak sudah lebih dewasa dan bisa diberitahu untuk diam sejenak biar lebih cepat dijahitnya..hmm 5 menitlah kira2 dihabiskan untuk menjahit 1 buah jahitan…setelah dijahit selesai si anak sama sekali ga nangis. So, ni waktu yang tepat buat menarsiskan diri hihihi


dan lagi2 Nisa (anaknya bu Ami) menyadarkan saya atas kecerobohan saya di penjahitan kedua ini,,kecerobohan yang sama dengan lokasi berbeda :


Akhirnya setelah pasien2 lain,, bisa tutup juga ni lapaknya semalem jam 21.30 wita Tidooooorrr…..

Tiba2 jam 1.30an witaย  terdengar sayu-sayu antara sadar n ndak sadar panggilan ‘ter,,dokter,,,lahiran dok,..sudah lengkap’… lah,,,kaget dan langsung bangunlah diri saya,, perasaan tadi mau tidur ndak ada bumil (baca: ibu hamil) yang masuk dalam status in partu (baca: mau bersalin). Masuk ke ruang bersalin eng ing eng,, kepala bayi sudah di depan pintu vagina,,hihi untuk dah ada bidan opa yang memimpin persalinan,, hehehe,,His (baca: kontaraksi rahim) si ibu bagus,, cara mengejannya si ibu juga oke,,, so,, kala 2 (baca: lahirnya si baby) berlangsung dengan cepat Alhamdulillah,, lahirlah seoang bayi perempuan dgn berat 2300 gram dengan panjang 42 cm dari seorang wanita G2P1A0 (dah pernah kuajarin bacanya kan,,,) dengan usia 24 tahun.

Akhirnya pas observsi post partus (pasca persalinan), ana n opa cerita,, si ibu masuk jam 22.30 kiriman dr. musfirah (lagi2 beliau,,,) pertama masuk pembukaan masih 3 n masih di atas kira2 di hodge III (ra sah dijelaske yo,,,ndak malah bingung).. perkiraan pembukaan lengkap n memimpin persalinan kira2 pagi ini jam2 06.00an wita…akhirnya mereka pun ndak membangunkan saya yang tidur amat sangat lelap (tanpa rasa bersalah hihihihi),,saat mereka observasi 2 jam kemudian,,ternyata pembukaan sudah lengkap dan si baby sudah di hodge I (udah dibawah)..wkwkwk,,diluar dugaan,,,ya ni karena kemungkinan besar ni baby anak ke2 dan his ibu oke banget juga cara ngejennya top abis,,, Ya suwdlah berhubung ujung kepala baby sudah berada di pintu masuk vagina,,mereka berdua bagi tugas,, opa tetap di ruang bersalin sembari memimpin persalinan sedangkan ana memanggil aku ke atas,,,๐Ÿ˜€

fiuwh,,,semua beres akhirnya jam 03.00 saya naik lagi ke atas buat tidur lagi…subuh jam 04.45 bangun shubuhan n pit-pitan,,,, hmmm menyenangkaan,,,๐Ÿ™‚

happy sunday everyone..๐Ÿ™‚